Dorr....begal Di Percut Tewas Saat Melawan Dan Menyerang Petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan

Jalurtoba.com ( Medan ) – Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji SIK didampingi Kasat Reskrim AKBP Ronny Nicholas Sidabutar SIK membenarkan
Sat Reskrim Polrestabes Medan, menembak mati seorang begal sadis yang beraksi di Komplek Veteran, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Tersangka berinisial RRL alias K (25) warga Perumnas Mandala, Medan, terpaksa ditembak mati polisi karena melawan dan menyerang petugas saat akan dilakukan penangkapan, Sabtu (9/5/2020) dinihari.

“Tersangka yang ditembak mati ini merupakan residivis kasus perampokan dengan kekerasan (Curas) Tahun 2012 dan baru keluar dari penjara karena asimilasi pada April 2020 kemarin,” kata Irsan Sinuaji.

Tersangka dan BB senjata tajam

Dikatakan bahwa dua rekan tersangka yang ditembak mati tersebut juga berhasil diamankan. Keduanya berinisial H (22) warga Perumnas Mandala, yang juga ditembak di kedua kakinya.

“Tersangka H juga sebelumnya ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Sumut. Dalam kasus begal ini, tersangka H menyediakan sepeda motor untuk melakukan begal dan menodong korban menggunakan sajam jenis
samurai. H merupakan merupakan residivis yang selesai menjalani hukuman di bulan April 2020 karena program asimilasi,” ujar AKBP Irsan.

Sedangkan satu tersangka lagi sebagai penadah barang hasil kejahatan berinisial AR alias A (42) warga Jalan Cendrawasih, Perumnas Mandala yang menjualkan sepeda motor hasil curian kepada Inisial I (DPO) senilai Rp2.700.000.

“Kedua tersangka, K dan H, membegal korbannya Rian Hadi Kesuma (20) penduduk Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan pada Sabtu, 2 Mei 2020 sekira pukul 06.00 WIB di Komplek Perumahan Veteran, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan,” urai AKBP Irsan.

Dari para tersangka berhasil diamankan barang bukti sepeda motor Honda Beat warna putih milik pelaku, sebilah sajam jenis pedang/samurai, sebilah sajam jenis golok yang digunakan tersangka K untuk melawan petugas saat ditangkap.

“Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 365 dan Pasal 480 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) dan penadah barang hasil kejahatan dengan ancaman hukuman 12 Tahun penjara.” pungkasnya.
( zyd ).