Kapoldasu Terima Perwakilan Warga Tionghoa Dipimpin Indra Wahidin

edit-proofread.com/academic-editingjalurtoba.com ( Medan ) – Kapoldasu Irjen Pol Drs Martuani Sormin, MSi menegaskan agar warga etnis Tinghoa tidak mengadakan ibadah ziarah cheng beng dengan tradisi di tempat pemakaman tionghoa.

“Memang dalam adat budaya Tionghoa akan mengadakan ibadah ziarah cheng beng dengan tradisi di tempat pemakaman tionghoa namun hal itu tidak boleh dilaksanakan demi pencegahan penyebaran Virus Corona,” kata Kapoldasu, Kamis (26/3).

Pernyataan ini disampaikan Kapoldasu saat bersilaturahmi dengan masyarakat Etnis Tionghoa dipimpin Indra Wahidin bertempat diruang rapat Sinabung Lt. II Mapolda Sumut.

Dijelaskan, jika penekanan Kapolda tersebut tidak dilaksanakan atau tidak dihiraukan, maka Polda Sumut akan melaksanakan tindakan pembubaran terhadap masyarakat.

Kapolda Sumut menekankan bahwa tidak ada keramaian disuatu tempat apapun kegiatan nya, meskipun acara resepsi penikahan yg mengumpulkan banyak massa.

Dijelaskan Kapolda, kita sedang darurat COVID-19 dan di daerah Medan sampai saat ini ada 4 orang yang telah meninggal dunia penyebab COVID-19 Daerah Sumatera Utara.

Di akhir arahannya Irjen Martuani menekankan untuk tidak menimbun bahan pokok kebutuhan hidup masyarakat serta menaikkan harga bahan pokok tersebut demi memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini.

Sementara itu Indra Wahidin mewakili masyarakat etnis Tinghoa mengucapkan terimakasih kepada Kapolda atas upaya yang telah dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19.

“Himbauan Kapoldasu akan disosialisasikan di kalangan masyarakat Tionghoa di Sumut, sedangkan kuburan yang lokasi di Sumut sebagian juga sudah tertutup dan masing-masing sembahyang di rumah,” kata Indra Wahidin.
( Rani )