Momentum Tbsu Hidupkan Kembali Tapian Daya

MOMENTUM TBSU HIDUPKAN KEMBALI TAPIAN DAYA

Jalurtoba.com( Medan ) – Ketua Umum Dewan Kesenian Sumatera Utara Baharuddin Saputra, SH menegaskan saat ini momentum tepat Upt.Taman Budaya Sumatera Utara ( TBSU) berkantor di arena Pekan Raya Sumatera Utara ( PRSU ) untuk menghidupkan kembali Tapian Daya Sumut.

“Sejarah mencatat bahwa Gubernur Sumut Marah Halim Harahap di tahun70-an meresmikan Tapian Daya Sumut ( Taman Impian Kebudayaan Sumatera Utara ), kepindahan TBSU semoga dapat menghidupkan kembali pungsi Tapian Daya yang dulu digagas sejumlah jurnalis dan seniman diantaranya Alm Burhan Piliang dan Alm Zakaria M.Passe”,ujar Bahar.

Kini TBSU dipimpin Rahmad Hadi Saputra Harahap, SE diharapkan membawa angin segar perubahan ini. DKSU mendukung sepenuhnya Pempro Sumut dapat memberikan kepercayaan penuh kepada Upt..TBSU untuk menghidupkan kembali Tapian Daya yang kini menjadi Arena PRSU.

Bahar yakin kedepan bila TBSU sepenuhnya dipercaya mengelola dan memberdayakan Tapian Daya maka nuansa kemajuan dunia Kesenian akan terlihat progres kemajuannya untuk lebih baik.

Disebutkan dalam diskusi dengan Rahmad, terlihat obsesi untuk menggapai kemajuan yang signifikan, dibutuhkan waktu untuk memulainya dengan konsep yang modern. Perlahan infrastruktur disana harus dibangun bertahap, untuk mewujudkan impian berdirinya gedung Kesenian yang refresentatif yang bisa mengakomodir seluruh aktifitas Seniman menampilkan karya karyanya.

Saat ini DKSU telah menyiapkan Draf Pergub untuk dijadikan payung hukum yang dapat memberikan jaminan untuk bisa mengembangkan aktifitas dan dapat mengelola anggaran. secara mandiri.

” Jadi DKSU sebagai mitra kerja Gubsu secara regulasi sedang melengkapi keperluan untuk melahirkan payung hukumnya. Tidak benar kalau ada segelintir orang yang mengaku Seniman lalu menjustis seolah DKSU tidak bekerja. Mereka saya anggap tidak memahami keberadaan DKSU, sebaiknya jangan asal bicara”, ujar Bahar dengan santun.

Terkait dengan aksi sejumlah pekerja seni yang melakukan aksi reportoar di gerbang TBSU jln Perintis Kemerdekaan, menurutnya itu hal wajar sebagai ungkapan aksi menyampaikan aspirasi, boleh boleh saja, yang penting disadari bahwa kenyataan TBSU secara administrasi sudah pindah ke Arena PRSU, artinya gedung TBSU diserahkan kepada pihak Pemko Medan, dan Pimpinan Pemko Medan yang akan mengambil kebijakan selanjutnya. sesuai harapan bersama tentu tetap dijadikan arena pengembangan Kesenian yang baik.

( zyd )