Polri Bentuk Gugus Tugas Aman Nusa Ii: Tindak Penimbun Makanan Dan Cegah Corona

 

jalurtoba.com ( Jakarta ) – Polri ambil bagian serius membantu pemerintah dalam menangani penyebaran virus COVID-19. Membentuk gugus tugas Aman Nusa II, yang akan bertugas selama 30 hari diseluruh kawasan Indonesia.

“Polri beserta seluruh jajaran berkoordinasi dengan BNPB, TNI, dan pemerintah daerah melaksanakan kegiatan operasi terpusat kontijensi Aman Nusa II-2020,” ujar Karopenmas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3).

Disebutkan dalam bertugas Polri punya 4 aturan pokok yang musti dipegang, berupa langkah pre emptive yang mengharuskan polisi untuk memetakan wilayah rawan penyebaran virus COVID-19. Mereka bertugas untuk mengimbau masyarakat membatasi diri dari interaksi sosial, keramaian, hingga kegiatan keagamaan.

Aturan preventive, polisi wajib berpatroli di wilayah rawan penyebaran.
Juga diarahkan untuk melakukan pengawasan dengan alat pengukur suhu panas tubuh, sterilisasi, menyemprot disinfektan di lokasi keramaian, ekonomi, keagamaan serta pengaman di lokasi rawan.
“Serta menindak pelaku kejahatan penjarahan, perampokan, pencurian dan lain-lain, tindak pelaku penimbun bahan makanan dan kesehatan,” kata Argo.

Untuk penegakan hukum, Polri fokus pada penindakan hoaks dan penimbunan bahan pokok. Lalu Polri akan ambil bagian untuk pendampingan dan counselling keluarga suspect virus COVID-19, penyiapan ruang isolasi untuk pasien, penyiapan sarana kesehatan, dan personel kesehatan untuk menanggulangi virus COVID-19.

Gugus tugas ini punya target operasi, yakni WNA dari negara terinfeksi COVID-19 dan masyarakat yang keluarganya jadi suspect COVID-19.

( har )
Bandsäge, kreissäge, weiteres hobelmaschine, oberfräse zum einsatz.