Terlihat Akrab Jenderal Faisal Dan Kombes Maruli Lepas Kangen Dengan Mantan Anggota Tekab Poltabes Medan.

jalurtoba.com ( Medan ) Brigjen PolPurn.Drs.Faisal AN, MH Dan Kombes Pol Dr Maruli Siahaan, SH, MH keduanya mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan yang membawahi Unit Team Khusus Anti Banditisme ( Tekab ) yang sangat legendaris diera Awal tahun 90-an.Makan siang bersama di Rasto Lembur Kuring Jln Gerya Medan. rabu shang ( 11/3/ 2020;)

moved over there“Pernah menjadi Komandan yang membawahi unit Tekab adalah sebuah kebanggaan khusus yg sulit dilupakan, sebab be ragam pengalaman cukup banyak yang dipetik dan bermanfaat untuk tugas tugas lainnya” ujar Jenderal Faisal AN.

Dipastikan setiap personil polisi yang pernah bertugas di unit Tekab Poltabes Medan mendapat pengalaman berkesan sebab setiap waktu memburu para tersangka yang melakukan kejahatan. Up aya paksa bahkan tindakaan tegas dan terukur menjadi pekerjaan sehari hari sehingga keberadaan Tekab sangat bergetar dan membanggakan” ujar Faisal disambut tepuk tangan mantan anggotanya.

Sementara itu Maruli Siahaan yang akrab dipanggil Dansui sangat mengapresiasi temu kangen tersebut. Dia mengusulkan segera di bentuk wadah kekeluargaan yang ada pengurusnya, untuk menjalin kekompakan kita bersama keluarga yang satu dengan lainnya.

“Kami bangga Dan Salut ternyata Jenderal masih Ingat kami dan berkenan mengundang kami temu kangen sambil makan bersama.Ini sebuah penghargaan sosok pimp inan mada depan yang baik dan patut menjadi contoh, tidak lupa dengan mantan anggotanya petdua merasakan suka duka bersama sebagai pemburu pelaku kriminalitas di Medan dan sekitarnya”, ujar Dansui penuh haru.

Sementara itu AKBP Suhadi kini Bertugas di Biro Logistik Poldasu, petnah ngetop sebagai komandan Tekab saat terbongkarnya kasus dukun Ahmad Suraji, ber nostalgia bahwa peristiwa 20 tahun lebih itu menorehkan kenangan manis serunya memimpin ” Pasukan elite” Tekab di segani kawan dan lawan.

“Saya berharap semangat juang yang pernah berkobar didada tidak boleh padam. Bagikan pengalaman kita kepada Polisi polisi muda sekarang”, harap Suhadi.

Ketua Panitia Kompol ( Purn) Chairul Bahri alias Bang Keong didampingi Kompol Khairul Lubis yang memandu acara dan doa bersama, terlihat penuh semangat menggelorakan acara sederhana itu menjadi hidup.

Pns Baharuddin Saputra yang pernah menjadi tim identifikasi dan Staff Humas sejak tahun 1990-2018 kini Staf Humas Poldasu, tampil memukau membacakan puisi ” Kalau Rindu dapat kujadikan laut, Saudaraku” karya penyair Rusli A.Malem dan puisi “AKU” Karya Chairil Anwar.

Acara berlangsung akrab, Tampak beberapa nama yang beken disaat itu, Thamrin Marpaung, Kondowani, Porkas Hasibuan, D Barus, Purwanto, Amwizar, Subroto, AH Pulungan, Marzal, Untung Surapati, Sunarto, Sumantak Siregar, Adi S, Nasib, A Sitanggang, Azuar , Rusono, Irwansyah, Posman Butar Butar, Ucok Samosir, Abd Jalil, Zainal Abidin, Bambang Ardy, Muridan, Ismunandar, Syamsuri , Syarif Manik, Suriadi DM, Fan Lase dan lain lain.

Mereka ada yang sudah Purnwirawan sebagai Perwira Nenengah, Perwira Pertama dan Bintara tinggi. Ada juga yang masih aktif bertugas di Poldasu dan Polres jajaran.

Salah satu Tekab legendaris ikut tim mengungkap kasus besar adalah Ucok Samosir yang mengungkap kasus pembunuhan mahasiwi Universitas Nomensen korban Heni boru Silalahi. Dia satu tim dengan AH.pulungan ketika itu kanit tekabnya Bonar Sitinjak. Kasatnya Pak Faisal .

Kasus menonjol lainnya pengungkapan perampokan Toko emas Kejora didepan Polda lama kini Sun Plaza, Kampung keling . Tim Ucok bertiga mengungkapnya bersana Thamrin Marpaung dan Subroto, ketiga tersangkanya di beri tindakan tegas dan terukur dihadiahi timah Panas.

Kegiatan silaturahmi itu diakhiri ramah tamah dan foto bersama.

( jaltob